**Share Anime, Games, Music, and Other's...**

Sebuah Cerita : Ulanga dan Ulangi

Sebuah Cerita : Ulanga dan Ulangi

ULANGA dan ULANGI


Ada sebuah kisah 2 orang saudara kembar, kakaknya bernama Ulanga sementara adiknya bernama Ulangi. Pada suatu hari, Ibu mereka meminta kepada kedua saudara kembar itu pergi membeli kue, "Ulangaaaaa...oh Ulangaaaa..kesini dulu..???" pinta sang Ibu. "Iya Bu" jawab Ulanga, dan dengan cepat dia ketempat Ibunya berada. "Ada apa Bu?" kata Ulanga. "Tolong Ibu ya, beli kue sana di toko?" pinta Ibunya. "Iya Bu" jawab Ulanga.


Setelah itu, dengan cepat Ulanga bergegas untuk memenuhi permintaan Ibunya. Ulanga melangkahkan kakinya menuju pintu gerbang rumahnya (....suara langkah kaki....). Tapi tiba-tiba langkahnya terhenti, sepertinya dia melupakan sesuatu. Ternyata.....dan ternyata, dia lupa meminta uang pembeli kue. Dia lalu kembali ke dalam rumah dan meminta uang kepada Ibunya. Nah, setelah itu dia kembali ke tujuannya semula yaitu pergi menuju toko penjual kue. Karena jarak toko tersebut jauh dan harus menyeberangi jalan raya, Ulanga kemudian meminta adiknya yaitu Ulangi untuk menemaninya. "Ulangi temani aku beli kue ya...?" kata Ulanga. "Ok, tapi nanti aku makan satu nanti disana, dan jangan bilang Ibu ya, kak" kata Ulangi. Ulangi lalu menemani kakaknya pergi membeli kue. (Disinilah awal kejadian tak diinginka itu terjadi.........)

Mereka berdua lalu pergi bersama, setibanya di luar, ternyata banyak penjual kue tutup dan yang terbuka hanya yang berada di seberang jalan raya. Jalan raya itu di penuhi mobil yang melaju dengan kecepatan penuh (wuissshh..suara mobil yang melaju cepat....). Ulanga merasa takut untuk menyeberang. Tapi dengan dorongan dari adiknya "Kakak.....ayo kita menyeberang demi kue, kakak...ayoo...ayoo.." kata Ulangi. Dan merekapun menyeberang dan akhirnya mereka sampai. Ulanga membeli kue yang diamanatkan untuknya. Tetapi tiba-tiba ada sebuah truck (hanya lewat dan tidak terjadi apa-apa). Kembali ke cerita, Setelah membayar harga kue tersebut Ulanga bersiap untuk pulang. Dia mencari adiknya Ulangi yang sedang bermain sendiri selagi menunggu Ulanga selesai membeli kue. "Ulangi....ayo kita pulang?" teriak Ulanga. Ulangi pun menuju kakaknya. Seperti janji Ulanga, dia memberikan satu macam kue ke adiknya. Dengan rasa bahagia Ulangi memakan kue tersebut. Tiba-tiba kantong kue yang di pegang Ulanga jatuh dan dia mengambilnya, sementara Ulangi terus saja memakan kue lalu.......................

Sebuah truck dengan cepat melaju (whushhhhh) dan Ulanga pun kaget, ternyata kue-kue yang di belinya kotor semua. Tapi dia tetap saja mengambilnya, dan kemudian bergegas pulang. Sambil berpegangan tangan mereka berdua menyeberang dan Ulangi masih saja memakan kuenya. Tiba-tiba ada teriakan dari belakang mereka "Hey nak.....uangmu jatuh" teriak seorang lelaki tua. Ulanga berbalik dan terlihat 2 lembar uang 20.000 berada di atas tanah yang basah. Ulanga kemudian melepaskan genggamannya dan berlari menuju uang tersebut. Ulangi yang tidak tau apa-apa tetap saja diam berdiri di tengah jalan dengan tatapan bodoh sambil terus mengunyah kue yang masih saja belum habis. Lagi, Tiba-tiba di belakang Ulangi ada mobil melaju dengan cepatnya, tetapi Ulangi tetap saja tenang. Ulanga yang berada di pinggir jalan setelah mengambil uang yang jatuh tersebut berbalik arah, dan terlihat mobil tersebut hampir menabrak adiknya Ulangi.......

Dengan kekuatan penuh Ulanga berteriak "UUULAAANGIIIIIIIII"

Ada sebuah kisah 2 orang saudara kembar, kakaknya bernama Ulanga sementara adiknya bernama Ulangi. Pada suatu hari, Ibu mereka meminta kepada kedua saudara kembar itu pergi membeli kue, "Ulangaaaaa...oh Ulangaaaa..kesini dulu..???" pinta sang Ibu. "Iya Bu" jawab Ulanga, dan dengan cepat dia ketempat Ibunya berada. "Ada apa Bu?" kata Ulanga. "Tolong Ibu ya, beli kue sana di toko?" pinta Ibunya. "Iya Bu" jawab Ulanga.


Setelah itu, dengan cepat Ulanga bergegas untuk memenuhi permintaan Ibunya. Ulanga melangkahkan kakinya menuju pintu gerbang rumahnya (....suara langkah kaki....). Tapi tiba-tiba langkahnya terhenti, sepertinya dia melupakan sesuatu. Ternyata.....dan ternyata, dia lupa meminta uang pembeli kue. Dia lalu kembali ke dalam rumah dan meminta uang kepada Ibunya. Nah, setelah itu dia kembali ke tujuannya semula yaitu pergi menuju toko penjual kue. Karena jarak toko tersebut jauh dan harus menyeberangi jalan raya, Ulanga kemudian meminta adiknya yaitu Ulangi untuk menemaninya. "Ulangi temani aku beli kue ya...?" kata Ulanga. "Ok, tapi nanti aku makan satu nanti disana, dan jangan bilang Ibu ya, kak" kata Ulangi. Ulangi lalu menamani kakaknya pergi membeli kue. (Disinilah awal kejadian tak diinginka itu terjadi.........)

Mereka berdua lalu pergi bersama, setibanya di luar, ternyata banyak penjual keu tutup dan yang terbuka hanya yang berada di seberang jalan raya. Jalan raya itu di penuhi mobil yang melaju dengan kecepatan penuh (wuissshh..suara mobil yang melaju cepat....). Ulanga merasa takut untuk menyeberang. Tapi dengan dorongan dari adiknya "Kakak.....ayo kita menyeberang demi kue, kakak...ayoo...ayoo.." kata Ulangi. Dan merekapun menyeberang dan akhirnya mereka sampai. Ulanga membeli kue yang diamanatkan untuknya. Tetapi tiba-tiba ada sebuah truck (hanya lewat dan tidak terjadi apa-apa). Kembali ke cerita, Setelah membayar harga kue tersebut Ulanga bersiap untuk pulang. Dia mencari adiknya Ulangi yang sedang bermain sendiri selagi menunggu Ulanga selesai membeli kue. "Ulangi....ayo kita pulang?" teriak Ulanga. Ulangi pun menuju kakaknya. Seperti janji Ulanga, dia memberikan satu macam kue ke adiknya. Dengan rasa bahagia Ulangi memakan kue tersebut. Tiba-tiba kantong kue yang di pegang Ulanga jatuh dan dia mengambilnya, sementara Ulangi terus saja memakan kue lalu.......................

Sebuah truck dengan cepat melaju (whushhhhh) dan Ulanga pun kaget, ternyata kue-kue yang di belinya kotor semua. Tapi dia tetap saja mengambilnya, dan kemudian bergegas pulang. Sambil berpegangan tangan mereka berdua menyeberang dan Ulangi masih saja memakan kuenya. Tiba-tiba ada teriakan dari belakang mereka "Hey nak.....uangmu jatuh" teriak seorang lelaki tua. Ulanga berbalik dan terlihat 2 lembar uang 20.000 berada di atas tanah yang basah. Ulanga kemudian melepaskan genggamannya dan berlari menuju uang tersebut. Ulangi yang tidak tau apa-apa tetap saja diam berdiri di tengah jalan dengan tatapan bodoh sambil terus mengunyah kue yang masih saja belum habis. Lagi, Tiba-tiba di belakang Ulangi ada mobil melaju dengan cepatnya, tetapi Ulangi tetap saja tenang. Ulanga yang berada di pinggir jalan setelah mengambil uang yang jatuh tersebut berbalik arah, dan terlihat mobil tersebut hampir menabrak adiknya Ulangi.......
Dengan kekuatan penuh Ulanga berteriak "UUULAAANGIIIIIIIII"

Ada sebuah kisah 2 orang saudara kembar, kakaknya bernama Ulanga sementara adiknya bernama Ulangi. Pada suatu hari, Ibu mereka meminta kepada kedua saudara kembar itu pergi membeli kue, "Ulangaaaaa...oh Ulangaaaa..kesini dulu..???" pinta sang Ibu. "Iya Bu" jawab Ulanga, dan dengan cepat dia ketempat Ibunya berada. "Ada apa Bu?" kata Ulanga. "Tolong Ibu ya, beli kue sana di toko?" pinta Ibunya. "Iya Bu" jawab Ulanga.


Setelah itu, dengan cepat Ulanga bergegas untuk memenuhi permintaan Ibunya. Ulanga melangkahkan kakinya menuju pintu gerbang rumahnya (....suara langkah kaki....). Tapi tiba-tiba langkahnya terhenti, sepertinya dia melupakan sesuatu. Ternyata.....dan ternyata, dia lupa meminta uang pembeli kue. Dia lalu kembali ke dalam rumah dan meminta uang kepada Ibunya. Nah, setelah itu dia kembali ke tujuannya semula yaitu pergi menuju toko penjual kue. Karena jarak toko tersebut jauh dan harus menyeberangi jalan raya, Ulanga kemudian meminta adiknya yaitu Ulangi untuk menemaninya. "Ulangi temani aku beli kue ya...?" kata Ulanga. "Ok, tapi nanti aku makan satu nanti disana, dan jangan bilang Ibu ya, kak" kata Ulangi. Ulangi lalu menamani kakaknya pergi membeli kue. (Disinilah awal kejadian tak diinginka itu terjadi.........)

Mereka berdua lalu pergi bersama, setibanya di luar, ternyata banyak penjual keu tutup dan yang terbuka hanya yang berada di seberang jalan raya. Jalan raya itu di penuhi mobil yang melaju dengan kecepatan penuh (wuissshh..suara mobil yang melaju cepat....). Ulanga merasa takut untuk menyeberang. Tapi dengan dorongan dari adiknya "Kakak.....ayo kita menyeberang demi kue, kakak...ayoo...ayoo.." kata Ulangi. Dan merekapun menyeberang dan akhirnya mereka sampai. Ulanga membeli kue yang diamanatkan untuknya. Tetapi tiba-tiba ada sebuah truck (hanya lewat dan tidak terjadi apa-apa). Kembali ke cerita, Setelah membayar harga kue tersebut Ulanga bersiap untuk pulang. Dia mencari adiknya Ulangi yang sedang bermain sendiri selagi menunggu Ulanga selesai membeli kue. "Ulangi....ayo kita pulang?" teriak Ulanga. Ulangi pun menuju kakaknya. Seperti janji Ulanga, dia memberikan satu macam kue ke adiknya. Dengan rasa bahagia Ulangi memakan kue tersebut. Tiba-tiba kantong kue yang di pegang Ulanga jatuh dan dia mengambilnya, sementara Ulangi terus saja memakan kue lalu.......................

Sebuah truck dengan cepat melaju (whushhhhh) dan Ulanga pun kaget, ternyata kue-kue yang di belinya kotor semua. Tapi dia tetap saja mengambilnya, dan kemudian bergegas pulang. Sambil berpegangan tangan mereka berdua menyeberang dan Ulangi masih saja memakan kuenya. Tiba-tiba ada teriakan dari belakang mereka "Hey nak.....uangmu jatuh" teriak seorang lelaki tua. Ulanga berbalik dan terlihat 2 lembar uang 20.000 berada di atas tanah yang basah. Ulanga kemudian melepaskan genggamannya dan berlari menuju uang tersebut. Ulangi yang tidak tau apa-apa tetap saja diam berdiri di tengah jalan dengan tatapan bodoh sambil terus mengunyah kue yang masih saja belum habis. Lagi, Tiba-tiba di belakang Ulangi ada mobil melaju dengan cepatnya, tetapi Ulangi tetap saja tenang. Ulanga yang berada di pinggir jalan setelah mengambil uang yang jatuh tersebut berbalik arah, dan terlihat mobil tersebut hampir menabrak adiknya Ulangi.......

Dengan kekuatan penuh Ulanga berteriak "UUULAAANGIIIIIIIII"

Dan seterusnya..................tidak tau harus bagaimana akhirnya, cari tau sendiri (karang sendiri) saja......


"JADILAH ANAK YANG BAIK"



share this article to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Posted by Adhi Jie, Published at Sunday, March 17, 2013 and have 1 comments

1 comments:

Berikanlah komentar yang baik dan sopan serta saran yang akan membangun dan memberikan motivasi agar blog ini menjadi lebih baik lagi.